Mirip Tapi Tak Serupa, Gelato dan Fro-Yo Ternyata Lebih Sehat Dari Es Krim Biasa

Ketika musim panas tiba dan matahari sedang bersinar dengan terik-teriknya, rasanya tak akan ada yang jauh lebih baik dari menyantap makanan yang dingin-dingin, seperti es krim salah satunya. Panas yang sudah sampai ke ubun-ubun pun bisa dibuat dingin dan tenang dalam seketika setelah menyantap makanan yang satu ini.

Hampir semua orang menyukai es krim. Tak memandang umur, es krim bisa dinikmati oleh siapa saja, baik itu anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan orang tua sekalipun. Teksturnya yang lembut, rasanya yang manis dan beraneka ragam selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Jika ada di antara anda yang tidak menyukainya, bisa jadi atau mungkin saja anda memiliki semacam masalah mental yang perlu diperiksa.

Selain es krim, ada juga makanan sejenisnya yang bisa dibilang ‘sangat mirip dengan es krim, tapi bukan es krim’. Bingungkan? Mirip tapi tak sama“, ungkapan ini cukup pas untuk menggambarkan makanan-makanan yang akan kami sebutkan sebentar lagi.

Dikatakan mirip, karena memang kalau dilihat-lihat, tampilam mereka sepertinya sama saja. Anda baru bisa merasakan perbedaannya ketika anda sudah memasukkannya ke dalam mulut anda. Wah, semakin penasaran kan?

Tapi sebelum kami menyebutkannya, apakah anda sudah punya bayangan sendiri dengan makanan-makanan dingin nan lezat yang kami maksud tadi? Oke, silahkan cocokkan jawaban yang ada di benak anda dengan yang berikut ini.

Perbedaan Antara Es Krim, Gelato dan Fro-yo

Es krim, gelato dan fro-yo merupakan sajian dingin yang sering dijadikan sebagai dessert atau makanan penutup di beberapa tempat, seperti restoran ataupun cafe.

Sebagian dari anda pasti sudah pernah merasakan ketiga jenis es krim yang disebutkan di atas, bukan? Dan kalau sudah pernah mencobanya, tentu anda bisa membedakan ketiganya meskipun tidak begitu signifikan. Yah, paling tidak anda tahu kalau mereka berbeda.

Untuk orang-orang yang belum pernah mencoba salah satu atau dua diantaranya, wajar jika mengklaim bahwa “es krim, gelato dan fro-yo itu sama “. Tapi sekali-sekali anda harus coba, supaya bisa tahu kalau sebenarnya ketiga makanan yang anda pikir adalah es krim itu memiliki beberapa perbedaan.

Sebelum anda mencobanya, gimana kalau anda membaca informasi yang akan kami sampaikan ini terlebih dahulu. Setidaknya biarpun anda belum merasakan kelezatan mereka, anda bisa tahu perbedaannya. Jadi saat anda mencoba memakannya, anda bisa lebih kritis lagi menilai ketidaksamaan di antara es krim tersebut.

Es Krim (Ice Cream)

Menurut USDA (United State Department of Agriculture), standar umum yang digunakan untuk membuat es krim terdiri dari 20% krim dan 10% susu. Selain itu, es krim biasanya juga mengandung setidaknya 10% lemak (walaupun ada juga beberapa es krim yang mengandung lemak sekitar 15-20%).

Bila dibandingkan dengan es krim lainnya, jenis klasik ini biasanya memiliki tekstur yang kurang padat dan sering disajikan dalam keadaan sangat beku.

Dengan semua tren baru yang ada, banyak orang yang mulai mengabaikan es krim asli ini dan lebih memiliki makanan atau jenis es krim lain yang memiliki tekstur yang jauh lebih lembut.

Salah satu pilihan es krim lembut di zaman moderen seperti saat ini adalah soft serve ice cream. Dari namanya saja, kita bisa bayangkan kalau es krim ini pasti memiliki tekstur yang sagat lembut (soft).

Untuk bahan yang digunakan sebenarnya sama saja dengan es krim biasa. Hanya saja es krim jenis ini diolah dengan menggunakan mesin khusus, yang bisa membuat atau menghasilkan tekstur yang lebih halus.

Alat ini memiliki kemampuan khusus untuk memasukkan udara yang lebih banyak dan tidak membiarkan es krim mengeras. Untuk es krim ini, anda bisa dengan mudah mendapatkannya dimana saja, terutama di pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat makan yang memiliki mesin pembuat es krim tersebut.

Gelato

Anda pasti pernahkan mendengar kata Gelato? Ini merupakan nama atau sebutan untuk es krim Italia. Gelato sendiri berasal dari kata Italia, yang secara harfiah berarti ‘beku’.

Dibandingkan dengan es krim biasa, Gelato bisa dibilang mewah karena harganya yang relatif lebih mahal dan juga memiliki cita rasa yang juga sangat lezat.

Salah satu komponen utama produksi gelato adalah proses pengembangan (churned) yang sangat lambat, sehingga membuatnya jauh lebih padat daripada es krim biasa. Gelato juga mengandung sekitar 5-7% lemak yang jauh lebih sedikit.

Hal ini dikarenakan pembuatan es krim Italia ini memiliki rasio atau perbandingan bahan susu yang lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah krim yang digunakan. Sedangkan untuk pembuatan es krim biasa, perbandingan krimnya jauh lebih banyak.

Faktor lain yang membuatnya terasa creamier adalah kenyataan bahwa jenis es krim yang satu ini disajikan pada suhu yang lebih hangat. Ketika es krim ini masuk ke dalam mulut anda, tekstur lembutnya akan meleleh begitu menyentuh lidah anda.

Bukan hanya itu saja, karena Gelato lebih rendah kalori, lemak dan gula, es krim ini bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan es krim biasa.

Adapun perbedaan nilai nutrisi yang dimiliki oleh es krim dan gelato bisa anda lihat di bawah ini:

Rata-rata, vanilla gelato dengan berat 3,5 ons mengandung 90 kalori, 3 gram lemak dan 10 gram gula. Sedangkan untuk es krim vanila dengan berat yang sama, yaitu 3,5 ons diketahui memiliki kandungan 125 kalori, 7 gram lemak dan 14 gram gula. Uniknya, gelato tidak memerlukan gula tambahan sebanyak es krim untuk menghasilkan rasa manis yang sama.

Namun sayangnya, gelato lebih sulit dicari dibandingkan dengan jenis makanan beku lainnya (kecuali jika anda berada di Italia). Tidak semua mall dan tempat makan menyajikan es krim italia ini. Kalaupun ada, anda harus rela mengeluarkan kocek dalam jumlah yang besar untuk mendapatkan dan bisa menikmatinya.

Fro-yo (Frozen Yogurt)

Dalam beberapa tahun terakhir, yogurt beku telah menjadi alternatif es krim yang populer dikalangan masyarakat karena reputasinya yang dinilai lebih sehat dibandingkan dengan es krim biasa. Namun, beberapa faktor perlu dipertimbangkan sebelum akhirnya anda menentukan makanan beku mana yang terbaik untuk anda konsumsi.

Bergantung pada jenis yogurt dan topping beku yang anda pilih, es krim sebenarnya bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Jadi semua tergantung pada bahan yang anda pilih.

Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri memang kalau yogurt beku ini adalah yang paing unik dari semua makanan beku yang ada. Hal tersebut bukan hanya karena campuran es krim yang digunakan, tapi juga karena penambahan yogurt di dalamnya, sehingga membuat rasanya menjadi lebih tajam.

Perbedaan Fro-yo Dengan Es Krim Biasa

Kalau disejajarkan dengan es krim biasa, keduanya sebenarnya sama-sama dibuat dari susu. Namun, ada perbedaan signifikan diantara mereka.

Agar makanan beku dilabeli secara legal sebagai es krim, maka makanan tersebut harus mengandung setidaknya 10 persen milkfat (lemak susu). Persyaratan ini biasanya dipenuhi melalui penambahan krim.

Dan untuk bisa memenuhi persyaratan tersebut, es krim biasa akan menambahkan krim dalam jumlah yang besar, sehingga kandungan milkfat nya bisa mencapai 16 persen.

Berbeda dengan frozen yogurt, makanan beku ini hustru tidak dibuat dengan krim. Hal tersebut dikarenakan es krim jenis ini sudah menggunakan yogurt, yang kita semua tahu terdiri dari kandungan susu yang difermentasikan.

Karena perbedaan bahan es krim dan yogurt beku adalah krim, perbedaan nutrisi utama adalah kandungan lemaknya. Satu cangkir es krim vanilla biasa mengandung 275 kalori, 5 gram protein, 31 gram karbohidrat, 15 gram lemak dan 9 gram lemak jenuh.

Satu cangkir yogurt beku vanila biasanya hanya mengandung 221 kalori, 5 gram protein, 38 gram karbohidrat, 6 gram lemak dan 4 gram lemak jenuh.

Jika anda merupakan tipe orang yang memperhatikan asupan lemak dan kalori, anda bisa memilih yoghurt beku. Namun, kandungan lemak dan kalori yang rendah pada yogurt beku ini pun bervariasi, tergantung pada ukuran porsi anda dan apa yang anda masukkan ke dalamnya.

Yoghurt beku biasanya ditawarkan dengan tambahan gula dan lemak tambahan seperti sirup, marshmallow dan permen. Ini tidak hanya akan meningkatkan kandungan lemaknya, tapi juga gula dan kalori.

Itulah tadi perbedaan antara gelato, fro-yo dengan es krim biasa. Sekarang anda sudah percaya kan kalau ketiga makanan ini berbeda? Kalau anda merasa penasaran dan ingin mengetahui langsung perbedaannya, setelah selesai membaca artikel ini anda bisa langsung berburu es krim yang anda inginkan.

Tapi jika anda adalah orang yang tidak begitu menyukai olahan mengandung bahan susu, sorbet merupakan pilihan yang tepat untuk anda jadikan sebagai alternatif pengganti.

Dalam perjalanan sejarahnya, sorbet adalah makanan yang dibuat dari salju. Jadi, teksturnya hampir sama seperti serbuk es. Bahan baku untuk membuat sorben sangatlah sederhana dan tidak mengandung susu.

Adapun bahan-bahan tersebut antara lain : buah, air dan gula. Sangat sederhana bukan? Kalau anda bingung untuk mencarinya dimana, anda bisa kok membuatnya sendiri di rumah.

Proses pembuatannya sedikit banyak mirip dengan gelato, hanya yang perlu dihilangkan adalah unsur susu, krim dan kuning telur.

Karena tidak menggunakan bahan susu, sorbet terkenal dengan rasa buahnya yang dominan, karena memang terbuat dari buah asli. Teksturnya pun lembut. Kristal air yang membeku tak begitFOODu tajam dan membekas di lidah.

Jadi yang mana nih yang termasuk favorite anda? es krim kan? atau gelato? Ata mungkin Fro-yo? Masing-masing dari anda pasti punya selera yang berbeda-beda atau mungkin ada juga yang menyukai ketiganya. Tidak masalah sih sebenarnya, selama anda mengkonsumsinya tidak terlalu sering karen bisa membuat anda terkena flu.

Sekian informasi ini kami sampaikan, pasti anda sudah tidak tahan untuk berburu es krim bukan? Apalagi di hari yang seterik ini. Menikmati satu cup atau cone es krim pasti sangat melegakan dan menyenangkan. Tunggu apa lagi? Grab it fast!