Bukan Dengan Telepon atau HP, Kini Anda Bisa Menelepon Melalui Kuku

Semakin canggihnya teknologi yang ada saat ini membuat segala sesuatu tampak menjadi lebih mudah. Anda pun pasti menyadari hal itu, bukan? 

Kemudahan tersebut bisa kita rasakan hampir dalam semua segi kehidupan. Salah satu dampak yang sangat dirasakan dari perkembangan teknologi ini adalah pada bidang komunikasi. 

Salah satu teknologi komunikasi yang sampai sekarang ini masih terus berkembang adalah handphone. Sejak pertama kali diciptakan, handphone terus mengalalami perubahan, baik itu dalam hal desain bentuk ataupun layanan yang ada di dalamnya.

Perubahan tersebut tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat yang pastinya akan berubah dari waktu ke waktu. Maksudnya, kebutuhan orang dulu akan handphone pasti berbeda dengan saat ini.

Kalau dulu masyarakat menggunakan alat ini untuk menghubungi orang lain dengan panggilan suara, maka berbeda dengan sekarang, dimana orang-orang lebih suka nge-chat, buat siaran langsung, bermain media sosial dan lain sebagainya daripada melakukan panggilan suara.

Melakukan ‘Panggilan Suara Dengan Kuku’ Kini Nyata

Seperti yang anda ketahui, pada dasarnya handphone diciptakan adalah untuk membatu orang-orang melakukan komunikasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka langsung.

Dengan adanya teknologi ini, anda bisa berbicara dengan siapa pun dan kapan pun yang anda mau tanpa harus memikirkan jarak. Jadi misalnya anda tinggal di Medan, anda bisa menelepon kerabat atau keluarga anda yang berada di kota atau bahkan negara lain.

Sewaktu masih kecil, banyak anak yang sering bermain-main dengan berpura-pura menelepon dengan menggunakan tangan (jari tangan) mereka seakan-akan tangan tersebut adalah telepon sungguhan. Hayoo, anda juga pernah melakukannya kan?

Tindakan yang seolah-olah sedang menelepon ini biasanya dilakukan dengan meluruskan ibu jari dan kelingking, sementara jari lainnya tertekuk ke dalam.

Hingga kini gerakan tersebut masih sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai gerakan isyarat untuk meminta rekan mereka untuk menelepon (biasanya dilakukan saat kedua orang sedang berada pada jarak yang lumayan jauh dan kebetulan sedang terburu-buru).

Tapi tahu nggak, kini anda bisa benar-benat melakukan gerakan tangan itu untuk membuat panggilan telepon sungguhan lho. Jadi anda tak usah repot-repot lagi deh memegang handphone anda saat sedang menelepon.

Mungkin agak sedikit “absurd atau aneh” kalau dipikir-pikir. Dan mungkin banyak di antara anda yang tidak akan mempercayainya. Tapi guys, anda harus tahu kalau ‘tak ada yang tak mungkin’ di dunia ini. Apa saja bisa terjadi dan kita tidak bisa memungkiri hal itu.

Kalau anda masih tidak percaya, informasi berikut ini mungkin bisa mengubah pikiran anda tersebut.

Mobile Nail, Teknologi Terbaru Untuk Melakukan Panggilan Suara

Bagi para perempuan, kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang turut menunjang penampilan mereka. Tak heran jika anda melihat banyak wanita yang suka memanjangkan kuku mereka kemudian menghiasnya dengan cat kuku (kuteks) dan hiasan-hiasan lainnya.

Beberapa diantaranya bahkan memiliki jadwal khusus untuk melakukan perawatan kuku seperti manicure dan pedicure. Namun sayangnya, kuku yang cantik tersebut juga rentan pada kerusakan, terutama pada saat sedang mengambil handphone saat akan mengangkat telepon dari dalam kantong celana atau tas.

Semakin sering ini terjadi, maka semakin cepat pula kuku tersebut rusak dan membuat pemiliknya menjadi kecewa dan frustasi, karena harus melakukan perawatan secara berulang-ulang, yang pastinya akan menghabiskan banyak biaya untuk itu. Dan karena alasan itulah teknologi inidiciptakan. Jadi anda tidak perlu khawatir dengan kuku anda.

Hasil Kolaborasi Dua Perusahaan

Manicure Futuristik baru-baru ini terungkap. O2 bersama dengan Nail Inc, telah bekerja sama untuk menciptakan teknologi kuku pertama yang dapat dipakai oleh masyarakat di seluruh dunia yang berfungsi ganda sebagai handset telepon.

O2 telekomunikasi Inggris telah meluncurkan prototipe untuk gadget baru yang dapat dipakai, yang akan menjembatani kesenjangan antara mode dan teknologi.

Berdasarkan informasi yang diterima, O2 telah bekerja sama dengan perusahaan merek kecantikan di London yaitu Nails Inc. untuk menciptakan ‘Mobile Nail’, yakni sebuah teknologi yang dapat dipakai dan beroperasi sebagai handset telepon.

Teknologi ini diresmikan dan diklaim oleh operator seluler O2 sebagai alat yang membiarkan para pengguna secara harfiah untuk “berbicara dengan tangan”.

Tujuan dari pembuatan teknologi unik dan canggih yang satu ini adalah membuat para pengguna bisa berbicara dengan teman mereka hanya dengan mengangkat jarinya ke wajah mereka.

Sebuah chip blutooth yang disematkan di dalamnya memungkinkan pengguna untuk menjawab panggilan, memanggil ulang nomor yang terakhir kali dihubungi, ataupun memutar musik hanya dengan menekan sebuah tombol yang terdapat pada kuku. Chip blutooth tersebut dihubungkan dengan ponsel yang bisa anda simpan di saku, baju ataupun di dalam tas anda.

Kuku berteknologi ini juga bisa disesuaikan dan dimodifikasi dengan desain nail art yang berbeda, dengan berbagai manicure yang dirancang secara eksklusif oleh Nails inc untuk melengkapi tampilan bagian tangan yang lainnya.

“Kami selalu melihat ke depan untuk perkembangan mobile selanjutnya di masa depan. Dan untuk dapat menjembatani kesenjangan antara fashion dan tech adalah tantangan yang sangat mengasyikkan,” kata Nina Bibby dari O2.

“Orang telah menyesuaikan kebutuhan akan ponsel selama bertahun-tahun, tapi ini adalah langkah selanjutnya menuju teknologi yang akan menjadi bagian dari bagaimana kita mendekorasi tubuh kita.”

Seiring dengan diluncurkannya Mobile Nail, O2 menerbitkan ‘Future of Mobile Life Report’, seorang futurolog yang bernama Dr. Ian Pearson memprediksi bahwa teknologi yang dapat disematkan dan dapat dipakai ini akan meningkat sedemikian rupa, sehingga tubuh manusia akan menggantikan smartphone pada tahun 2049.

Misalnya saja sensor kecil yang tertanam di kulit, yang akan menciptakan sensasi kedekatan fisik dan bisa mengurangi atau mengatasi celah (jarak) yang kemungkinan akan kita rasakan saat berinteraksi melalui telepon.

Wah, canggih bener ya teknologi sekarang ini guys. Tidak tertarikkah anda untuk mencobanya? Kalau anda ingin mencoba menerima telepon dengan kuku yang dimodifikasi dengan teknologi mobile nail ini, anda bisa datang berkunjung ke Nail Inc yang berada di Harvey Nichols, London.

Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah kapan ya teknologi ini bisa sampai dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia? Rasa-rasanya sudah nggak sabar banget nyobain teknologi canggih yang satu ini. Apa anda juga penasaran? Kira-kira, kalau benar-benar sudah dipasarkan, berapa ya harganya?

Yah berharap saja kelak “mobile nail” ini bisa kita dapatkan dengan harga yang terjangkau. Jadi orang-orang bisa sama-sama memilikinya dan menjadi lebih mudah untuk melakukan panggilan tanpa harus merusak kuku-kuku yang anda punya pastinya.